Sorak ribuan penonton di tepian Sungai Kuantan, dentuman meriam tanda lomba dimulai, hingga kostum penuh warna para pendayung menjadikan suasana festival begitu meriah.
Tak sekadar adu cepat, Pacu Jalur juga menampilkan semangat gotong royong, kekompakan, dan kerja keras masyarakat Kuansing.
Baca Juga: RIG Merah Putih, Bukti Nyata Kemandirian Teknologi Energi Nasional
Warisan Budaya yang Menembus Dunia
Pacu Jalur bukan hanya milik masyarakat Kuantan Singingi, tetapi juga telah menjadi ikon budaya Indonesia yang diakui dunia.
Selain memperkuat identitas lokal, festival ini juga memberi dampak pada sektor ekonomi kreatif, seperti UMKM dan kuliner khas Riau yang ikut terangkat.
Tak heran jika Pacu Jalur kini dipandang sebagai simbol kekayaan budaya nusantara yang patut dijaga dan diwariskan untuk generasi mendatang. ***