Baca Juga: 3 Pesona Wisata Riau untuk Lengkapi Euforia Pacu Jalur
Saat ini sebagian besar bangunan di desa dihiasi mural berwarna-warna.
Muralnya bergambar anime, tokoh selebriti atau pun karya seni dunia.
Di kawasan ini juga berdiri sejumlah restoran dan kafe dengan pemandangan sekitar yang indah.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Mie di Bandung yang Sudah Buka Sejak Puluhan Tahun Lalu
3. Pasar Malam Nambu
Pasar Nambu berdiri sejak 1905 dan menjadi pasar tradisional andalan masyarakat hingga sekarang.
Sejak direvitalisasi, Pasar Nambu juga berubah menjadi pusat budaya dan kuliner.
Pasar malam hanya dibuka Jumat-Sabtu dan hampir selalu dipenuhi pengunjung.
Beragam jajanan tradisional Korea Selatan bisa temukan, salah satu yang khas nokdujeon (pancake kacang hijau).
Baca Juga: Kuliner Khas Kuantan Singingi, Salah Satu yang Diburu Saat Menyaksikan Festival Pacu Jalur
4. Gereja Katedral Jeondong
Agama Katolik masuk ke Korea abad 18, gereja ini dibangun pastur asal Perancis awal abad 20.
Gereja Katedral Jeondong ini dibangun dengan mengambil gaya arsitektur Roman-Byzantine.
Dan sudah menjadi salah satu bangunan bersejarah yang dilindungi di Korea.
Gereja ini masih menjadi tempat ibadah tetapi bisa dikunjungi secara gratis.***