Kabar BUMN - Fenomena langka berupa Gerhana Bulan Total akan bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia pada September 2025.
Bagi kamu yang berada di Jakarta dan sekitarnya, ada kesempatan seru untuk menyaksikan momen ini lewat acara nonton bareng (nobar) di Planetarium dan Observatorium Jakarta.
Acara ini bukan hanya menampilkan pengamatan langsung, tapi juga dilengkapi rangkaian kegiatan menarik yang bisa kamu ikuti.
Baca Juga: Diskon Istimewa Libur Maulid Nabi, Serunya Lampaq Barokah dan Blessing Track di Sirkuit Mandalika
Tiket Gratis dengan Kuota Terbatas
Planetarium Jakarta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut nobar dengan menyediakan dua jenis tiket, yaitu tiket Umbra dan Penumbra. Semua tiket diberikan gratis, namun kuotanya terbatas.
Tiket Umbra hanya tersedia untuk 100 pendaftar pertama, sedangkan tiket Penumbra dibuka dengan kuota awal 300 orang. Jika kuota awal habis, akses pendaftaran akan kembali dibuka dalam gelombang berikutnya.
Baca Juga: Cek, Ini Cara Mudah Menangkan Hadiah Elektronik di Gelegar PLN Mobile 2025
Rangkaian Kegiatan Nobar
Bagi pemegang tiket Umbra, kamu bisa menikmati berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan Planetarium Mini, talkshow astronomi, hingga pengamatan Gerhana Bulan Total dengan teleskop.
Sementara itu, pemegang tiket Penumbra tetap bisa bergabung dalam talkshow astronomi dan pengamatan fenomena langit ini. Pengamatan akan dilakukan dengan enam teleskop yang disediakan, dan peserta akan dibimbing langsung oleh tim observasi.
Baca Juga: Banjir Hadiah! Ikut Gelegar PLN Mobile 2025 Bisa Dapat Mobil Listrik
Jadwal Acara Nobar
Acara nobar Gerhana Bulan Total akan berlangsung di Lobi dan Plaza Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Kegiatan dimulai pada Minggu, 7 September 2025, pukul 17.00 WIB, dan berlanjut hingga Senin, 8 September 2025, pukul 04.00 WIB.
Fenomena Gerhana Bulan Total diperkirakan bisa mulai terlihat sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelum itu, peserta juga bisa mengikuti diskusi astronomi pada pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: Batch Drilling di Adera Field Catat Produksi Tinggi, Perkuat Swasembada Energi
Prediksi Jumlah Pengunjung
Berdasarkan pengalaman acara sebelumnya, jumlah pengunjung diprediksi mencapai ribuan orang. Saat fenomena Gerhana Matahari Hibrid 2023, misalnya, ribuan peserta memadati lokasi.