Kabar BUMN - Banyak orang sering menghindari makan malam karena takut berat badannya naik.
Anggapan bahwa makan malam bikin gendut sudah lama beredar, bahkan jadi aturan tidak tertulis bagi sebagian orang yang sedang diet.
Tapi, benarkah makan malam memang jadi penyebab utama bertambahnya berat badan? Yuk, kita bahas lebih dalam supaya kamu tidak salah kaprah.
Baca Juga: Bank Mandiri Fokus Salurkan Rp55 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Kenapa Makan Malam Dianggap Bikin Gendut
Makan malam sering dikaitkan dengan penambahan berat badan karena biasanya dilakukan menjelang tidur. Saat tidur, tubuh tidak banyak bergerak sehingga kalori dari makanan tidak terbakar secara optimal.
Inilah yang membuat orang berpikir bahwa kalori berlebih akan disimpan sebagai lemak, lalu menyebabkan berat badan naik.
Faktanya, Bukan Waktunya yang Jadi Masalah
Sebenarnya, bukan soal makan malamnya yang bikin gendut, melainkan jumlah kalori yang masuk dibandingkan dengan kalori yang terbakar sepanjang hari.
Jika kamu makan malam dengan porsi berlebihan atau memilih makanan tinggi gula dan lemak, maka risiko naik berat badan memang lebih besar. Jadi, yang menentukan bukan waktu makan, melainkan kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi.
Baca Juga: Jawa Tengah juga Punya Pantai! Ini 5 Rekomendasi Destinasi yang Bisa Kamu Kunjungi
Dampak Pola Tidur dan Metabolisme
Tubuh manusia tetap melakukan metabolisme saat tidur, hanya saja kecepatannya menurun. Makan terlalu larut malam, apalagi langsung tidur setelah makan, bisa memengaruhi kualitas tidur dan sistem pencernaan.
Akibatnya, tubuh terasa tidak nyaman, perut kembung, hingga menimbulkan masalah jangka panjang seperti obesitas bila kebiasaan ini dilakukan terus-menerus.
Baca Juga: Dirut BULOG dan Mentan Pantau Distribusi Beras SPHP di Pasar Lubuk Buaya Padang
Tips Agar Makan Malam Tetap Aman
Kamu tetap bisa makan malam tanpa khawatir gendut asalkan memperhatikan beberapa hal. Pilih makanan dengan kandungan protein, serat, dan lemak sehat agar kenyang lebih lama dan tidak membuat gula darah melonjak.