Kabar BUMN - Semakin komprehensifnya perkembangan AI, sampai bisa untuk menyusun itinerary liburan dalam waktu singkat.
Kecerdasaan buatan ini bisa infokan banyak pilihan tempat wisata dan kuliner hingga penginapan sesuai budget.
Meskipun begitu, harus hati-hati juga tidak semua data yang diberikan AI akurat.
Kadang bisa juga membuat orang tertipu dan kesasar.
Baca Juga: 5 Pantai di Dunia yang Terkenal dengan Keragaman Kerangnya yang Indah dan Unik
1. Gunakan bahasa yang tepat
Cara kerja AI adalah mengumpulkan semua data (baik di website, media sosial, foto) di internet.
Kecerdasan buatan ini lalu menyaringnya sesuai pertanyaan yang diajukan seseorang.
Bahasa yang digunakan saat bertanya sangat memengaruhi kelengkapan informasi.
Untuk informasi dalam negeri, gunakan saja bahasa Indonesia, meskipun data yang dikumpulkan AI dari informasi bahasa Inggris lebih banyak.
Baca Juga: Rute Bus dengan Pemandangan Terindah dan Jalur Menantang di Dunia
2. Buat itinerary dasar
Andalkan AI boleh-boleh saja, tetapi tetap perlu membuat itinerary dasar atau garis besar tempat yang mau dikunjungi.
Tentukan jumlah hari, jenis tempat yang mau dikunjungi, dan jenis makan yang ingin disantap.
Bisa juga meminta contekan pada AI dengan mengajukan pertanyaan 'berikan contoh itinerary 3 hari di Yogyakarta'.
Setelah keluar beberapa alternatif, seleksi lagi dan bandingkan yang paling sesuai dengan selera.
Baca Juga: Berburu Oleh-Oleh di Singapura, Ini 6 Destinasi Belanja Terbaik yang Wajib Dikunjungi