ragam

Shoulder Season, Apa Itu dan Kenapa Jadi Waktu Terbaik untuk Traveling?

Jumat, 26 September 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi. Tergantung dari lokasi yang dituju, umumnya saat shoulder season cuacanya sejuk. (Pexels/John Tekeridis )

Kabar BUMN - Dalam kalender wisata, sejak awal September lalu sudah masuk shoulder season atau bulan peralihan.

Shoulder season menjadi waktu tepat bagi pelancong berbudget rendah untuk traveling.

Bila traveling di negara empat musim saat shoulder season pun terbilang menyenangkan.

Terutama karena udaranya yang sejuk.

Baca Juga: Ingin Menjelajah Gunung Slamet? Ini Jalur Pendakian dan Fasilitas yang Perlu Kamu Tahu

Bulan peralihan
Shoulder season merujuk pada waktu antara musim liburan yang padat turis (high season) dengan sepi turis (low season).

Shoulder season terjadi di awal musim semi sebelum musim liburan panjang , yaitu Maret – Mei.

Dan musim gugur, sebelum liburan akhir tahun, yaitu September sampai awal November.

Pada shoulder season orang cenderung tidak traveling sehingga destinasi liburan populer jadi sedikit lebih sepi.

Baca Juga: Rahasia Sukses Intermittent Fasting, Simak 7 Tips Penting Berikut

Rencanakan jauh-jauh hari
Salah satu keuntungan shoulder season adalah tiket pesawat yang murah. Bisa lebih murah 10%.

Bagi yang ingin berlibur ke luar negeri dengan empat musim, shoulder season sangat ideal.

Orang bisa berburu tiket pesawat jauh-jauh hari. Misalnya, dari 12-6 bulan sebelumnya.

Pantau terus diskon promo maskapai favorit atau datang ke travel fair.

Halaman:

Tags

Terkini