Kabar BUMN - Bayangin bisa liburan ke Lembata tanpa harus keluar uang tiket masuk di setiap destinasi. Yap, liburan ke Lembata kini makin seru berkat gebrakan dari Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Lewat program inovatif bernama Kartu Ayo Berwisata, kamu bisa menikmati akses gratis ke berbagai destinasi unggulan hanya dengan satu kartu.
Dengan harga terjangkau, kartu ini jadi tiket sakti buat kamu yang ingin menjelajah keindahan alam dan budaya Lembata sepanjang tahun.
Baca Juga: Pertamina Regional Indonesia Timur Dianugerahi Penghargaan Platinum atas Program Berkelanjutan
Cara Kerja dan Harga Kartu
Kartu Ayo Berwisata dijual dengan harga Rp50.000 dan berlaku satu tahun penuh, contohnya Januari hingga Desember 2025.
Pemilik kartu bebas masuk ke semua objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Lembata. Setelah masa berlaku berakhir, kartu dapat diperbarui dengan pembelian baru di tahun berikutnya.
Baca Juga: Pantai Klayar, Tempat Wisata Unik di Pacitan yang Memesona dengan Fenomena Seruling Alami
Ragam Destinasi yang Bisa Dikunjungi
Dengan kartu ini, kamu bisa menjelajahi desa wisata populer seperti Mingar, Bour, Lolong, hingga Lamalera yang terkenal dengan tradisi penangkapan pausnya.
Tak hanya desa wisata, ada juga spot alam memesona seperti Bukit Cinta Lembata, Pantai Mutiara, hingga Ili Lolon Todanara yang cocok untuk hunting foto atau sekadar bersantai menikmati panorama.
Baca Juga: Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2025 Hidupkan UMKM Lokal di Plaza Ngasem
Dukungan Ekonomi Kreatif
Peluncuran kartu wisata ini tidak hanya fokus pada kemudahan akses masuk. Pemerintah daerah juga ingin mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif. Produk lokal khas Lembata seperti jagung titi, garam, serta kuliner tradisional diharapkan semakin dikenal wisatawan.
Dengan begitu, pariwisata bukan hanya soal destinasi, tapi juga soal pemberdayaan masyarakat setempat.
Baca Juga: Makin Praktis! Bayar QRIS di BRImo Kini Bisa Langsung Pakai Kartu Kredit BRI
Komitmen Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi. Selain membuka akses lebih mudah, perhatian juga diberikan pada peningkatan fasilitas, kenyamanan wisatawan, hingga penataan manajemen destinasi.