Kabar BUMN - Orang tidak lagi menyimpan data pribadi dalam bentuk fisik, seperti di buku atau kertas.
Data pribadi kini disimpan dalam format digital atau secara online agar lebih praktis.
Kelemahannya data pribadi digital ini rawan dibobol pelaku kejahatan siber.
Kehilangan data pribadi pun sering dialami orang, karena itu penting tahu cara mencegahnya.
Baca Juga: Sering Merasa Perut Kembung? Ini Tips Cepat Meredakannya
1. Update semua aplikasi
Sebelum berangkat jangan lupa mengecek semua aplikasi yang terpasang di gawai yang dibawa.
Sering kali saat digunakan aplikasi minta diperbarui.
Di sisi lain, update aplikasi secara berkala membantu meminimalisir bug dan potensi dibobol penjahat siber.
Saat melakukannya jangan gunakan wifi publik karena rawan disusupi malware atau virus penyedot data penting.
Baca Juga: Wisata Murah di Purwokerto: Taman Apung Mas Kemambang, Tiket Rp3.000 Saja
2. Hati-hati saat menggunakan wifi gratis
Sekarang ini tempat publik sudah banyak menyediakan wifi gratis. Rasanya menyenangkan dan memudahkan.
Tetapi ini rawan disusupi malware atau virus yang bisa menyedot data yang tersimpan di gawai.
Jangan gunakan untuk membuka email atau melakukan transaksi perbankan.
Kalau pun terpaksa, segera ubah password-nya. Jangan lupa juga log off setelah menggunakannya.
Baca Juga: 10 Tips Wajib untuk Traveler Pemula: Cara Dapatkan Foto Keren Hanya dengan Kamera HP
3. Gunakan VPN
Lengkapi semua gawai yang akan dibawa saat traveling dengan VPN atau virtual private network.