Kabar BUMN - Goa Selarong yang berada di dusun Kembang Putihan, Guwosari, Bantul, dikenal juga dengan Goa Pangeran Diponegoro.
Menurut sejarahnya, ia bersembunyi di Goa Selarong saat pecah Perang Jawa pada abad 18.
Diyakini, Pangeran Diponegoro masuk ke dalam Goa Selarong tanpa terlihat dari luar.
Baca Juga: Ragam Jenis Roti Tradisional Asia Tenggara, Adopsi Kuliner Asing dengan Sentuhan Lokal
Selama perang tersebut, pahlawan nasional ini istirahat di Goa Kakung, sedangkan istrinya di Goa Putri.
Konon situasi goa ini sekarang sedikit mistis.
Setiap Selasa dan Jumat Kliwon sering terdengar seperti suara gending Jawa dari dalam goa.
Padahal tdak ada orang di dalamnya.
Baca Juga: Jeron Beteng, Pembentuk Identitas Kota Yogyakarta dengan Beragam Destinasi Wisata Menarik
Di antara bukit kapur
Hanya sekitar 14 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, sayangnya tempat ini tidak dilalui kendaraan umum.
Goa Selarong ditandai adanya patung Pangeran Dipenogoro yang menunggang kuda di pintu masuk kawasan.
Dari gerbang ini berjalan sekitar 200 meter menaiki anak tangga sebelum sampai ke dekat goa.
Baca Juga: Cuci Tangan di Saat yang Tepat, Cara Simpel Cegah Penyakit Sehari-hari