Kabar BUMN - Seiring pertambahan usia, seseorang umumnya jadi lebih pelupa. Istilahnya, pikun. Ini ada hubungan dengan fungsi kerja otak.
Sebagai pusat pengontrol tubuh, otak yang bertanggung jawab membuat jantung berdetak, paru-paru bernapas, tubuh bergerak, serta merasa, berpikir, dan mengingat.
Untuk menjaga fungsinya, perlu mengonsumsi makanan yang merangsang otak bekerja secara maksimal. Berikut sejumlah makanan yang bisa dipilih untuk mencegah kepikunan.
Baca Juga: Kesulitan Bilang ‘Tidak’ Ketika Ada yang Ingin Meminjam Uang, Coba Pelajari Teknik Ini
1. Ikan berlemak
Ikan berlemak adalah jenis ikan yang mengandung banyak minyak. Biasanya di ikan berdaging merah, sedikit saja pada ikan daging putih. Contoh ikan berlemak adalah sarden, teri, salmon, dan makarel.
Ikan berlemak kaya akan omega 3 yang baik untuk pertumbuhan sel-sel dalam otak. Omega 3 juga membantu memperlambat penyakit yang berhubungan dengan usia tua seperti Alzheimer.
2. Kopi
Berbahagialah orang yang senang mengonsumsi kopi di pagi hari. Minuman yang satu ini baik bagi otak. Kopi mengandung kafein dan antioksidan yang dapat menunjukkan kesehatan otak.
Baca Juga: Carpal Tunnel syndrom, Penyakit Jari dan Pergelangan Tangan Akibat Keseringan Menggunakan Ponsel
Kafein yang terkandung dalam kopi bisa meningkatkan kewaspadaan otak dengan cara menghambat adenosine, zat kimia dalam tubuh yang membuat merasa mengantuk. Selain itu, kafein juga berfungsi sebagai neurotransmitter yang bisa mendorong mood.
Sebuah studi menunjukkan mengonsumsi kopi dalam meningkatkan kewaspadaaan dan ketajaman pikiran dalam jangka waktu tertentu.
3. Kunyit
Salah satu jenis rempah yang sedang naik daun di masyarakat barat. Kunyit memiliki banyak manfaat bagi otak. Curcumin, zat aktif yang ada pada kunyit, membantu jalannya aliran darah ke otak.
Baca Juga: 4 Poin yang Wajib Diperhatikan Peserta Rekrutmen Bersama BUMN 2023
Curcumin juga mampu berfungsi untuk meningkatkan daya ingat, termasuk pada penderita Alzheimer. Fungsi lainnya adalah meringakankan depresi karena curcumin mendorong munculkan zat serotin dan dopamine. Tidak hanya itu, curcumin juga membantu pertumbuhan sel otak.