ragam

Wisata Sejarah ke Kampung Arab Ampel, Surabaya, Sudah Berdiri Sejak Abad ke 14

Rabu, 8 Oktober 2025 | 17:00 WIB
Gelombang besar imigran Arab ke Ampel terjadi tahun 1820, yang banyak datang dari Yaman Selatan. (wisatakita.com)

Bangunannya terdiri atas 16 tiang jati tanpa sambungan dan punya 48 pitung melengkung.

Ini perwujudan filosofi kombinasi ajaran Islam dan Majapahit.


Lalu ada lima gapura yang menjadi pintu masuk ke kompleks makam Sunan Ampel.

Baca Juga: Es Tradisional dari Jawa Tengah, Penyegar Dahaga Sebelum Indonesia Mengenal Es Krim

Ornamennya mendapat pengaruh kuat dari budaya Tiongkok.

Lima gapura ini melambangkan Mo Limo atau lima pantangan dalam budaya Jawa Islam.

Yaitu dilarang main perempuan, mabuk, judi, mencuri, dan menggunakan narkoba.

Baca Juga: Ingin Hemat Pengeluaran Selama Traveling dengan Masak, Ini Barang yang Wajib Dibawa

Hotel Kemadjoean di Kampung Arab Ampel, Surabaya. (pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com)

Belanja barang timur tengah
Tempat bersejarah lainnya di Kampung Arab Ampel adalah Rumah Sakit Al-Irsyad dan Hotel Kemadjoean.

RS Al-Irsyad yang berkembang pesat awal abad 20 membantu penyebaran agama Islam dan juga kesehatan masyarakat.

Sementara Hotel Kemadjoen didirkan tahun 1924.

Baca Juga: Harga Tiket Solo Safari Oktober 2025: Liburan Seru Bareng Keluarga di Taman Satwa Hits Solo

Baik RS Al-Irsyad dan Hotel Kemadjoean sudah masuk menjadi cagar budaya di Surabaya.

Selain wisata sejarah, di Kampung Arab Ampel juga bisa kunjungi dan belanja di toko-tokonya.

Banyak pedagang yang menjual pernak-pernik Timur Tengah.

Halaman:

Tags

Terkini