ragam

Kuliner Bali yang Pedasnya Paling Nampol, Belum Tentu Cocok untuk Semua Orang

Jumat, 10 Oktober 2025 | 11:30 WIB
Ayam Betutu, makanan khas Bali yang kaya rempah. (Instagram @tiffoodies)

Kabar BUMN - Kulinernya populer dengan kekayaan rasa, ini karena masyarakat Bali punya bumbu dasar yang dinamakan bumbu genep.

Bumbu genep terdiri atas 15 jenis bumbu, di antaranya lengkuas, kunyit, kemiri, jahe, bawang putih, sereh, cabai merah, cabai rawit dan jahe.

Tidak sedikit dari kekayaan kuliner Bali yang menggunakan bumbu genep.

Dari banyak kuliner itu, beberapa yang rasa pedasnya di atas rata-rata, sehingga tidak semua orang suka.

Baca Juga: Bukit di Bali yang Tak Kalah Indah dari Pantai dan Lokasi Tepat Memburu Matahari Pagi atau Sore

1. Ayam betutu
Bumbunya cabai rawit, bawang merah, bawang putih, jahe, kencur, kunyit, lengkuas, kemiri, sereh, dan daun jeruk.

Semua bumbu dibubuhkan ke ayam, yang bisa dipanggang atau direbus, sampai bumbunya meresap. 

Tetapi untuk mengakomodasi pembenci pedas, sekarang tersedia juga ayam betutu yang tidak pedas.

Baca Juga: Akhir Pekan di Rumah saja, Ini Cara Mengubah Suasana Kamar Semewah Kamar Hotel

2. Rujak kuah pindang
Agak berbeda dengan rujak lain di Indonesia, rujak Bali menggunakan kuah pindang.

Kuahnya terbuat dari air rebusan ikan tongkol atau ikan pindang.

Bumbu rujaknya terbuat dari kaldu ikan, terasi, dan bumbu genep Bali.

Untuk buahnya biasanya mangga, timun, kedondong, pepaya, boni, nanas dan bengkoang.

Baca Juga: Kehujanan Malah Gatal dan Ruam? Bisa Jadi Kamu 'Alergi' Hujan!

3. Serombotan
Kuliner pedas khas Kabupaten Klungkung ini dulu hanya bisa dinikmati keluarga kerajaan saja.

Serombotan konsepnya mirip urap yang terdiri atas aneka sayur direbus dicampur bumbu.

Halaman:

Tags

Terkini