Kabar BUMN - Musim dan cuaca panas identik dengan rujak, baik dari buah dan sayur.
Selain menyegarkan, konsumsi rujak di musim panas jauh lebih menyehatkan daripada minum air es.
Rujak pun mudah dibuat. Kalau malas membuatnya sendiri, pedagang rujak bisa cepat menyajikannya.
Tidak cuma semacam, Indonesia punya beragam jenis rujak, tergantung daerah asalnya.
Baca Juga: Daftar Makanan Indonesia yang Paling Tidak Enak menurut Taste Atlas
1. Rujak Cingur
Dinamakan rujak cingur karena bahan dasarnya lidah atau hidung sapi, kadang juga kerbau.
Dalam bahasa Jawa Timur, kedua bagian itu disebut cingur.
Cingur terlebih dulu direbus dengan suhu tinggi. Setelah itu dicampur aneka buah dan sayuran.
Terakhir disiram dengan bumbu kacang yang pedas, manis, yang melengkapi kesegaran.
Baca Juga: 3 Warung Rujak Cingur Populer di Surabaya yang Patut Disinggahi karena Terkenal dengan Kelezatannya
2. Rujak kweni
Ciri khas rujak ini di penggunaan mangga kweni untuk campuran bumbunya.
Mangga dihancurkan dengan cabai, gula, garam, dan asam jawa.
Campuran kweni ini membuat bumbu rujak dari Aceh ini lebih kental.
Isi rujak adalah jambu air, nanas, timun, bengkoang, pepaya, kolang kaling, dan banyak lagi.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Aceh yang Wajib Dicoba, Ada Sate Matang hingga Kuah Pliek U
Artikel Terkait
5 Jenis Sambal dari Indonesia Timur, Beberapa Rasanya Pedas Menyegarkan, Lainnya Sangat Pedas
Camilan Belanda yang Juga Diadaptasi Jadi Kuliner Indonesia, Bentuk Mirip Rasa Sedikit Berbeda
5 Kuliner Indonesia yang Masuk Daftar 100 Makanan Terbaik di Dunia Versi Taste Atlas
5 Kuliner Boga Bahari dari Kekayaan Laut yang Hanya Dapat Ditemukan di Perairan Indonesia
Kuliner Ekstrem Indonesia yang Berbahan Baku Ulat, Menakutkan Tetapi Diyakini Tinggi Protein
Daftar Makanan Indonesia yang Paling Tidak Enak menurut Taste Atlas