Kabar BUMN - Kalau kamu lagi cari tempat wisata alam yang belum terlalu ramai tapi punya pesona luar biasa, Geopark Silokek di Kabupaten Sijunjung bisa jadi pilihan sempurna.
Kawasan ini memadukan panorama alam yang menakjubkan dengan nilai geologis yang tinggi, menciptakan pengalaman wisata yang nggak cuma indah tapi juga edukatif.
Lokasinya pun mudah dijangkau, cocok untuk kamu yang ingin liburan singkat atau sekadar melepas penat di akhir pekan.
Baca Juga: Perhutani Tanam 20.000 Mangrove di Indramayu, Dorong Konservasi Pesisir dan Ekonomi Warga
Pesona Alam yang Menawan
Geopark Silokek terkenal dengan lanskap alamnya yang beragam, mulai dari sungai yang membelah lembah, tebing karst menjulang tinggi, hingga gua-gua dan air terjun yang tersembunyi di antara perbukitan hijau.
Kawasan ini dilintasi oleh Sungai Batang Kuantan dan Batang Sangkiamo, yang menambah kesan alami dan menyegarkan. Pemandangan tebing batu kapur berusia ratusan tahun juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang suka eksplorasi dan fotografi alam.
Baca Juga: KAI Services dan Kemendag Kolaborasi Buka Akses Pasar UMKM ke Jaringan Kereta Api Nasional
Lokasi dan Akses yang Mudah
Akses menuju Geopark Silokek terbilang mudah karena berjarak sekitar 13 kilometer dari Kantor Bupati Sijunjung. Jalan menuju ke sana sudah beraspal mulus dan bisa dilalui mobil maupun motor.
Salah satu jalur yang bisa kamu tempuh adalah dari arah Gedung Pancasila di Nagari Muaro, di mana gerbang masuk ke kawasan geopark ini berada. Dengan jarak yang dekat dari pusat pemerintahan, tempat ini sangat ideal untuk dikunjungi kapan saja tanpa perlu perjalanan jauh.
Baca Juga: PT Dahana Raih Dua Penghargaan K3 dari Pemprov Kalimantan Selatan
Kekayaan Geologi dan Daya Tarik Edukatif
Salah satu keistimewaan Geopark Silokek adalah kekayaan geologinya yang terbentuk dari batuan purba hasil proses alam selama ribuan tahun.
Di beberapa titik, kamu bisa melihat informasi tentang jenis dan usia batuan dari papan penanda yang tersedia.
Tebing-tebing tinggi yang terbentuk alami ini menjadi bukti sejarah panjang bumi Ranah Minang, menjadikan Silokek bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga laboratorium alam yang menarik bagi pelajar dan peneliti.
Baca Juga: Bukan di Luar Negeri, Pemandangan Seperti di Swiss Ini Bisa Dinikmati di Bukit Ongakan, Kediri