Baca Juga: Tempat Makan Dekat Stasiun Solo Balapan, yang Tradisional Lebih Banyak Disuka
Calle Crisologo
Calle Crisologo merupakan jalan yang ikonik karena tidak beraspal melainkan dari batu-batu besar.
Mobil dilarang lewat. Semua orang harus berjalan kaki jika ingin menikmati suasananya.
Alternatif lain, naik delman yang ditarik kuda. Penduduk setempat menyebutnya kalesa.
Calle Crisologo dipenuhi kafe, restoran, dan toko souvenir. Setiap sudutnya membawa kembali ke abad 15.
Baca Juga: Dari Seoul hingga Damyang, Ini Hutan-Hutan Terindah Korea di Musim Gugur
Katedral Vigan
Pengaruh agama Katolik yang kuat di Filipina bisa terlihat pada Katedral Vigan.
Katedral ini didirikan misionaris Agustine pada abad ke 17.
Bangunnnya bergaya neo baroque yang sengaja didesain tahan gempa.
Sampai sekarang katedral masih digunakan untuk tempat ibadah, tetapi terbuka juga untuk orang yang ingin berkunjung.
Baca Juga: Panduan Mendapatkan Tarif Hotel yang Paling Murah Saat Traveling
Plaza Salcedo
Bisa dibilang ini alun-alun kota. Desainnya sangat dipengaruh gaya tata kota Spanyol lama.
Yakni, plaza dibangun di antara dua ujung jalan dan plazanya berbentuk seperti huruf L.
Ditengah Plaza Salcedo terdapat kolam yang setiap malam menampilkan air mancur berdansa.