Kabar BUMN - Di ujung timur Pulau Bali, tepatnya di Desa Ujung, Karangasem, berdiri megah Taman Soekasada Ujung, taman air peninggalan kerajaan Karangasem yang kini menjadi destinasi wisata favorit.
Dari Kota Singaraja, jaraknya sekitar 93 kilometer atau dua setengah jam perjalanan.
Begitu tiba, pengunjung akan disambut suasana tenang dengan taman hijau yang tertata rapi, bunga-bunga berwarna cerah, dan udara sejuk khas Bali Timur.
Baca Juga: Telkom Jawa Barat Dorong UMKM Bandung Tumbuh Lewat Digitalisasi Bisnis
Di tengah kawasan ini terdapat beberapa kolam besar dengan bangunan elegan bernama Balai Giri atau Balekambang, yang dulunya digunakan keluarga kerajaan untuk beristirahat.
Arsitekturnya memadukan gaya Bali, Eropa, dan Tiongkok, menciptakan nuansa klasik yang memikat.
Tak jauh dari sana, terdapat Bale Kapal, titik tertinggi taman yang menawarkan pemandangan tiga panorama sekaligus, taman air yang indah, laut biru di kejauhan, dan pegunungan hijau yang menenangkan.
Baca Juga: Kiluan Bay, Tempat Lumba-Lumba Menari di Lautan Lampung
Spot ini menjadi salah satu favorit wisatawan untuk menikmati matahari terbit atau berfoto.
Taman ini dibangun pada tahun 1909 oleh Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem, dengan bantuan arsitek dari Belanda, Tiongkok, dan undagi Bali.
Awalnya taman ini seluas hampir 400 hektare, namun kini tersisa sekitar 10 hektare.
Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Ajak Media Kunjungi Sekolah Terapung, Perkuat Sinergi dan Komitmen Pendidikan
Meski begitu, pesonanya tetap terjaga dan menjadi saksi bisu sejarah kejayaan kerajaan Karangasem.