Meski ukurannya mungil, Slovenia punya segalanya: danau cantik, kota tua yang menawan, hingga pegunungan hijau untuk hiking.
Salah satu ikon utamanya adalah Danau Bled, dengan pulau kecil di tengah danau dan gereja tua yang bisa dijangkau dengan perahu dayung tradisional.
Kota Ljubljana juga memikat dengan suasana santai, kanal indah, dan kafe di tepi sungai yang cocok untuk menikmati sore hari.
Sementara itu, rute alam seperti Solčava Panoramic Road menawarkan pemandangan pedesaan yang menyejukkan mata.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah musim semi (Mei–Juni) atau awal gugur (September–Oktober), saat cuaca bersahabat dan wisatawan belum membludak.
Slovenia cocok buat kamu yang ingin menikmati “rasa Eropa” tapi tanpa hiruk-pikuk destinasi mainstream.
Baca Juga: Ragam Sate Khas Solo, Manis dan Tidak Melulu Terbuat dari Daging Hewan
3. Oman – Wajah Lain Timur Tengah yang Tenang dan Mempesona
Kalau biasanya orang ke Dubai atau Qatar, Oman menawarkan pengalaman Timur Tengah yang lebih alami dan damai.
Negara ini punya segalanya: pegunungan megah, gurun pasir luas, pantai cantik, hingga lembah sungai dengan air jernih berwarna toska.
Salah satu tempat paling menakjubkan adalah Wadi Shab, lembah hijau dengan kolam alami dan gua air terjun tersembunyi.
Aktivitas hiking ringan di sini jadi favorit wisatawan yang ingin menikmati sisi petualangan Oman.
Selain itu, Oman dikenal dengan keramahan penduduknya dan budaya yang masih kental.