Ragam Sate Khas Solo, Manis dan Tidak Melulu Terbuat dari Daging Hewan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 27 Oktober 2025 | 08:30 WIB
Makanan khas kota Solo, Sate Kere (Jennaira)
Makanan khas kota Solo, Sate Kere (Jennaira)

Kabar BUMN - Setiap daerah di Indonesia punya hidangan sate yang berbeda-beda. Tidak terkecuali Solo.

Salah satu jenis sate yang terkenal dari Solo adalah sate kere.

Selain itu ada jenis beberapa sate lain juga yang bisa ditemukan di Solo.

Semuanya mudah didapat, baik di pasar tradisional, kaki lima, atau pun hotel berbintang.

Baca Juga: Gurun Pelawan Namang, Eksotisme yang Pernah Viral Kini Menunggu Sentuhan Baru

1. Sate kere
Aslinya dari Solo, sate kere juga mudah ditemui di Yogyakarta.

Dalam bahasa Jawa, kere artinya miskin karena dulunya sate ini hanya dikonsumsi orang miskin.

Pada zaman penjajahan Belanda, orang miskin tidak mampu membeli daging sapi.

Mereka mengantinya dengan tempe gembus yang terbuat dari ampas tahu.

Baca Juga: Tebet Eco Park, Oase Hijau di Tengah Hiruk Pikuk Ibu Kota

Tempe diolah dengan cara dibacem sehingga menghasilkan cita rasa yang manis dan kaya bumbu.

Saat ini penikmat sate kere tidak terbatas pada kalangan bawah, semua orang juga menyukainya.

Meskipun bisa ditemukan juga di Yogyakarta, ada sedikit perbedaan.

Sate kere Yogyakarta menggunakan koyor atau lemak yang menempel di daging.

Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2025: Rayakan Semangat dengan Gaya Kekinian

Sate buntel ukurannya berkali-kali lipat sate biasa. (Instagram/@bemp777 via visitingjogja.jogjaprov.go.id)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini