Kabar BUMN - Bagi kamu yang punya asam lambung tapi sulit menolak aroma dan cita rasa kopi, situasi ini pasti cukup membingungkan.
Di satu sisi, kopi jadi teman terbaik untuk memulai hari, tapi di sisi lain, minuman ini bisa memicu naiknya asam lambung dan membuat perut terasa perih.
Jangan khawatir, kamu tetap bisa menikmati kopi asalkan tahu cara yang tepat untuk mengaturnya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga dan Ditjen Migas Pastikan Kualitas BBM di Jawa Timur Tetap Terjaga
Pilih Jenis Kopi yang Lebih Ramah di Lambung
Tidak semua kopi punya efek yang sama pada lambung. Cobalah beralih ke kopi low acid atau kopi arabika, yang kadar keasamannya lebih rendah dibanding robusta.
Kamu juga bisa memilih cold brew coffee, karena proses penyeduhannya yang lebih lama menghasilkan rasa yang lebih halus dan kadar asam lebih ringan.
Hindari Minum Kopi Saat Perut Kosong
Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah minum kopi sebelum sarapan. Kebiasaan ini bisa memicu peningkatan asam lambung karena lambung belum memiliki lapisan makanan untuk menetralkan asam.
Sebaiknya, minumlah kopi setelah makan atau setidaknya setelah kamu mengonsumsi camilan ringan seperti roti atau pisang.
Baca Juga: Asah Skill Akuntansi Sambil Magang di PT Graha Sarana Duta (Telkom Property), Cek Kualifikasinya!
Kurangi Gula dan Susu Tinggi Lemak
Tambahan gula berlebihan atau susu tinggi lemak bisa memperburuk gejala asam lambung. Jika kamu suka kopi manis, gunakan sedikit madu atau susu rendah lemak sebagai alternatif.
Selain lebih sehat, cara ini juga membantu mengurangi rasa perih di lambung tanpa menghilangkan kenikmatan rasa kopi.
Baca Juga: High School Horror, Sekolah yang Penuh Teror di Trans Studio Bandung!
Atur Frekuensi dan Porsinya
Kamu tetap bisa menikmati kopi setiap hari, tapi batasi jumlahnya. Cukup satu cangkir kecil per hari agar kadar kafein tidak terlalu tinggi di tubuh.