ragam

Menelusuri Keunikan Petak 9 Glodok: Surga Pecinan Tertua di Jakarta

Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:30 WIB
Temukan pesona Petak 9 Glodok, Pecinan tertua di Jakarta dengan suasana autentik, kuliner khas, serta dua wihara megah yang penuh sejarah. (Dok. Diparda)

Kabar BUMN - Kalau kamu ingin menikmati suasana khas Tionghoa tanpa harus keluar negeri, Petak 9 di Glodok bisa jadi destinasi yang wajib kamu kunjungi.

Kawasan ini merupakan Pecinan tertua di Indonesia dan menyimpan banyak cerita budaya, kuliner, serta kehidupan masyarakat Tionghoa yang masih lestari hingga kini.

Berjalan di gang sempitnya seolah membawa kamu ke masa lalu Jakarta yang penuh warna dan aroma dupa wangi.

Baca Juga: PLN dan Kementerian ESDM Salurkan Bantuan Listrik Gratis untuk Ratusan Keluarga di Minahasa

Suasana Autentik di Tengah Gang Ramai

Jalanan di Petak 9 terkenal sempit dan padat, apalagi saat pagi hari ketika pedagang ikan dan sayur membuka lapak mereka.

Genangan air dan lalu-lalang motor menjadi pemandangan khas di sini, tapi justru itulah yang menciptakan daya tarik tersendiri. Suasana yang ramai, tawa penjual, dan aroma makanan khas membuat kawasan ini terasa hidup dan autentik.

Baca Juga: 5 Destinasi Dalam Negeri untuk Libur Nataru 2025/2026 Hemat Budget, Biaya Hidup dan Pemandangannya Indah

Kuliner dan Belanja Khas Pecinan

Deretan kios di sepanjang gang menawarkan berbagai kebutuhan sehari-hari. Kamu bisa menemukan buah segar, ikan, sayur, hingga jajanan tradisional seperti kue keranjang atau onde-onde.

Banyak juga toko yang menjual perlengkapan ibadah umat Tionghoa seperti dupa, angpau, dan lampion. Jika ingin mendapatkan ikan segar dengan kualitas terbaik, datanglah di pagi hari saat stok baru saja tiba.

Baca Juga: Tebar 15 Ribu Bibit Ikan, PT TIMAH Tbk Optimalkan Lahan Pascatambang

Wihara Megah di Tengah Pemukiman Padat

Selain kuliner dan aktivitas pasar, Petak 9 juga terkenal dengan keberadaan dua wihara besar yang berdiri megah di antara bangunan tua.

Pertama, Wihara Dharma Bakti yang berada di pertigaan pertama kawasan Petak 9. Begitu memasuki area ini, aroma dupa langsung menyambut pengunjung. Wihara ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 16.00.

Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Kian Diminati, Naik 6,3 Persen Sepanjang 2025

Tak jauh dari sana, sekitar 450 meter, terdapat Wihara Dharma Jaya Toasebio di Jalan Kemenangan III.

Halaman:

Tags

Terkini