ragam

Kuliner Peranakan di Surabaya, dari Kue Manis Sampai Menu Gurih

Rabu, 5 November 2025 | 10:00 WIB
Spekkoek diadopsi keturunan Tionghoa di Surabaya menjadi spikoe atau lapis Surabaya. (boodschappen.nl)

Tahu tek atau tahu telur (Qraved)

2. Tahu tek
Makanan kaki lima khas Surabaya ini mendapat pengaruh kuat dari kuliner Tionghoa.

Bahan dasarnya tahu dan pertama kali diperkenalkan oleh orang Tionghoa.

Dinamakan tahu tek karena dulu penjualnya berkeliling dengan gerobak.

Baca Juga: Galeri Kopi Indonesia, Takengong, Menikmati Segelas Kopi Gayo Langsung dari Kebunnya

Sambil berjualan si pedagang memukul-mukull gerobak dan menghasilkan suara tek tek.

Dalam satu porsi tahu tek tek ada tahu goreng digunting kecil, kentang, toge, lontong, dan irisan mentimun.

Semua dijadikan satu piring lalu disiram saus kacang yang sudah dibumbui petis.

Cita rasanya pedas dan gurih.

Baca Juga: Datang ke Pantai Tegal Wangi, Pulang Bawa Segudang Foto Keren!

Lontong mie mendapat pengaruh kuat dari kuliner Tionghoa. Ini tercermin dari penggunaan mie, udang kering, dan tahu goreng. (rasasayange.co.id)

3. Lontong mie
Surabaya punya banyak olahan dari lontong. Selain lontong balapan, juga ada lontong mie.

Bila lontong balapan menggunakan kaldu daging sapi, lontong mie dari kaldu udang.

Lontong mie mendapat pengaruh kuat dari kuliner Tionghoa.

Baca Juga: Klinik Kamboja Tumbal Darah Segera Tutup, Ajak Bestie-mu Nikmati Horor Terakhir di Trans Studio Cibubur!

Halaman:

Tags

Terkini