Kabar BUMN – Kanker mulut adalah salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat dunia.
Setidaknya kanker mulut menyumbang sekitar tiga persen dari seluruh kanker yang didiagnosis setiap tahun di Amerika Serikat.
Dikutip Kabar BUMN dari Medicaldialy, angka tersebut diprediksi sekitar 54.540 orang dewasa didiagnosis menderita kanker mulut atau orofaringeal.
Baca Juga: CV yang Lugas dan Menarik, Itu Cara Pertama Anda Langsung Dilirik HRD
Tanda-tanda yang sering jadi indikasi kanker mulut adalah bau mulut atau sariawan.
Beberapa tanda awal kanker mulut di antaranya mati rasa, atau nyeri yang tidak dapat dijelaskan pada wajah, leher, atau di dalam mulut, hingga kesulitan mengunyah, menelan dan menggerakkan lidah.
Meski sering dikatakan kurang serius, namun penting untuk memahami gejala kanker mulut untuk deteksi dini dan pengobatan yang cepat.
Skrining untuk kanker mulut bisa membantu dalam mendeteksi penyakit pada tahap awal sehingga pengobatan akan lebih mudah dan lebih efektif.
Baca Juga: Jadwal Kereta Panoramic Bulan Mei 2023, Beli Tiket Lewat Aplikasi KAI Access
Selain itu, tanda lainnya adalah penurunan berat badan yang tidak disengaja, perubahan dalam ucapan, adanya bercak putih atau merah pada lapisan mulut atau lidah, dan benjolan yang menetap di mulut atau leher.
Gigi lepas atau soket yang sulit sembuh setelah pencabutan gigi, bahkan bau mulut yang konsisten juga perlu diwaspadai.
Berikut orang yang memiliki resiko tinggi tekena kanker mulut:
1. Penggunaan tembakau
Mengunyah tembakau meningkatkan risiko terkena kanker di pipi, gusi, dan permukaan bagian dalam bibir hingga 50 persen.