ragam

5 Faktor yang Bisa Mengancam Ketenangan Masa Pensiun. Cermati Jika Ingin Pensiun Sejahtera

Senin, 22 Mei 2023 | 15:00 WIB
Ilustrasi. Pensiun sejahtera mungkin sekali diperoleh dengan perencanaan yang baik sejak dini. (Cottonbro Studio/Pexels)

Kabar BUMN - Lemahnya kemampuan dalam mengelola dan merencanakan keuangan sering menjadi penyebab orang tak terlalu fokus dalam memikirkan kehidupan di masa depan.

Padahal perlu diingat, karier dan kondisi keuangan yang cukup cemerlang di masa muda, bukan berarti otomatis menjadikan masa tua akan baik-baik saja.

Bila tidak diimbangi dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, masa tua justru terancam akan menghadapi banyak kesulitan.

Berikut adalah lima hal yang bisa menyebabkan masa pensiun berantakan. Hindari agar tidak kita alami, ya.

Baca Juga: 6 Kebiasan Sederhana yang Bisa Mencegah Penurunan Fungsi Otak di Usia Senja

1. Perencanaan keuangan yang buruk
Ini menjadi salah satu faktor utama yang menjadikan seseorang gagal menjalani masa pensiun yang sejahtera.

Yang memprihatinkan, kesadaran untuk merencanakan keuangan masa pensiun justru cenderung rendah.

Banyak orang yang abai lantaran memilih untuk berfokus pada kebutuhan masa kini dan jangka pendek. Ingat, kualitas hidup di masa pensiun ditentukan hari ini.

Baca Juga: Yakutsk, Kota Paling Dingin Sedunia, Suhu Hariannya Minus Delapan Derajat!

2. Tabungan tergerus inflasi
Inflasi turut berpengaruh pada kondisi kekuatan finansial kita di masa depan, karena itu masukkan faktor inflasi pada setiap kita melakukan perencanaan keuangan.

Terapkan juga saat kita memprediksi kebutuhan di masa depan. Faktor inflasi mungkin tidak berperan besar bagi mereka yang akan segera pensiun dalam waktu lima tahun mendatang.

Namun bagi mereka yang baru akan pensiun pada 10-20 tahun mendatang, faktor inflasi harus benar-benar diperhatikan dalam perencanaan keuangan.

Baca Juga: 7 Tanda yang Menunjukan Anda Nyaman dengan Diri Anda Sendiri

3. Instrumen Investasi yang tak tepat
Investasi bisa menjadi satu pilihan untuk menjadikan harta yang disimpan tetap produktif. Tidak sedikit orang yang mendapatkan penghasilan yang besar melalui investasi.

Halaman:

Tags

Terkini