Kabar BUMN - Kopitiam merupakan bagian tradisi lama kaum peranakan Tionghoa di Malaysia.
Tradisi ini berkembang abad 18 saat pekerja peranakan yang baru pulang kerja mencari tempat kumpul sambil mengopi.
Nama kopitiam sendiri kombinasi dua bahasa. Kata kopi dari bahasa Melayu, tiam dari China Hakka yang artinya toko.
Penang diperkirakan jadi kota tempat awal tumbuhnya kopitiam dan sampai sekarang masih banyak jumahnya.
Baca Juga: 7 Soft Skills yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Bersaing di Dunia Kerja
Toh Soon Cafe
Kopitiam ini tempatnya terpencil di dalam gang. Tapi sangat ramai, pelanggan sampai tidak kebagian tempat.
Berdiri sejak 1950-an, interior koptiam ini sederhana. Kursinya dari plastik, meja kayunya bisa dilipat.
Menu andalannya kopi o, kopi susu, almond kopi o, hor kai sai (black coffee campur milo) dan nescafe.
Baca Juga: 5 Destinasi Luar Negeri Terbaik untuk Liburan Musim Dingin: Dari Negeri Salju hingga Pantai Eksotis
Minuman non kopi tersedia teh dan milo.
Untuk makanannya ada roti bakar isi telur, telur setengah matang, nasi lemak, dan roti kok.
Ciri khas rotinya dibakar dengan arang sehingga menghasilkan aroma bakaran yang unik.
Toh Soon Cafe berada di Lebih Campbell, George Town, Penang.
Baca Juga: Tempat Makan Legendaris di Makassar yang Hidangkan Menu Khas dan Tradisional Kota Tersebut
Kek Seng
Kopi tiam tertua di Penang ini didirikan tahun 1906 dan masih mempertahankan bangunan asli sejak lama.