Dari sinilah Candi Kalasan dan Candi Sari — yang letaknya berdekatan — diperkirakan dibangun.
Pada masa berkuasanya Wangsa Sanjaya dan Syailendra antara tahun 750–850 M, karakter arsitektur candi-candi di Jawa Tengah sangat dipengaruhi oleh agama yang dianut masing-masing dinasti.
Persilangan kepentingan budaya Hindu dan Buddha ini membuat kawasan tersebut kaya akan variasi bangunan suci. Candi Kalasan sendiri diyakini sudah mengalami tiga kali pemugaran, salah satunya pada tahun 1927–1929 oleh Van Romondt.
Baca Juga: Telkom Akses Resmi Luncurkan Lensa Invoice, Percepat Administrasi Proyek Berbasis RPA
Fungsi dan Makna Keagamaan
Candi Kalasan awalnya menjadi tempat pemujaan Dewi Tara sekaligus pusat kegiatan keagamaan penganut Buddha aliran Tantrayana. Di ruang utamanya, dulu berdiri patung Dewi Tara setinggi enam meter yang kini sudah tidak ditemukan.
Di sisi barat ruang tersebut terdapat altar kecil yang dulunya digunakan untuk upacara keagamaan. Hingga kini, Candi Kalasan tetap digunakan sebagai tempat ibadah pada momen-momen tertentu.
Baca Juga: PTP Nonpetikemas Perkuat CSV di Terminal Kijing Lewat EduPort dan Sertifikasi Pekerja Harian
Bentuk Bangunan dan Detail Interior
Jika kamu masuk ke dalamnya, ruang utama berbentuk bujur sangkar dengan satu pintu masuk dari sisi timur — menandakan arah hadap candi. Pada dinding utamanya terdapat susunan batu yang menjadi alas patung Dewi Tara.
Bagian puncak candi sebenarnya berupa stupa, namun bagian ini belum sepenuhnya dipulihkan karena banyak batu asli yang hilang.
Baca Juga: Telkom Kembali Harumkan Nama Indonesia di Ajang Asia ESG Positive Impact 2025
Selain itu, di sisi luar setiap pintu terdapat pahatan bermotif Kala, dewa penjaga pintu dalam kepercayaan Hindu-Buddha.
Relung-relung kecil di samping kanan dan kiri pintu dihiasi arca dewa yang memegang teratai.
Lokasi dan Cara Menuju Candi Kalasan
Baca Juga: Rasanya Seperti Private Beach, Tapi Pantai Bengiat Terbuka untuk Semua
Candi Kalasan terletak sekitar 16 kilometer di sebelah timur Kota Yogyakarta.
Rute termudah adalah melalui Jalan Solo atau Jalan Laksda Adisucipto ke arah timur hingga kamu menemukan area komplek candi.