ragam

Jejak Kejayaan Kerajaan Gowa Tallo di Sulawesi Selatan

Jumat, 28 November 2025 | 13:00 WIB
Benteng Rotterdam awalnya diberi nama Benteng Jumpandang. Didirikan tahun 1545 oleh Raja Manrigau Daeng Bonto Kareng Lakiung. (lagaligo-disbudpar.sulselprov.go.id)

Balla Lompoa di jalan Hasanuddin no 44, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Samba Opu, Gowa.

Baca Juga: UP at Thamrin Nine, Wisata Kota dari Atas Awan

2. Benteng Somba Opu
Benteng tertua di Makassar ini didirikan tahun 1525 oleh Sultan Gowa ke-9, Daeng Matanre Karaeng Tumapa'risi Kallonna.

Tidak selesai di masa pemerintahannya, pembangunan benteng dilanjutkan hingga ke Sultan Gowa ke-12.

Pada masa itu benteng berfungsi sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah.

Baca Juga: Rekomendasi Website Terbaik untuk Cari Pekerjaan Freelance

Saat ini Benteng Somba Opu menjadi cagar budaya dan tempat wisata.

Di benteng ini terdapat meriam sepanjang 9 meter dengan berat 9.500 kilogram.

Benteng Somba Opu berada di jalan Daeng Tata, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Gowa.

Baca Juga: Cari Kerja Tanpa Waswas, Ini Tips Mengenali Loker Abal-Abal

Masjid Tua Al-Hilal Katangka yang dibangun 1603 ini salah satu bukti Kerajaan Gowa-Tallo merupakan kerajaan Islam yang besar. (Google/Agus Wijaya)

3. Masjid Tua Al-Hilal Katangka
Masjid yang dibangun 1603 ini salah satu bukti Kerajaan Gowa-Tallo merupakan kerajaan Islam yang besar.

Masjid dibangun pada masa kekuasaan Sultan Alauddin I.

Nama masjid diambil dari nama Syufi karismatik pada masa itu, Syekh Yusuf Al Makkasari yang masih kerabat Raja Gowa.

Masjid Tua Katangka beralamat di jalan Syech Yusuf no 57, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Halaman:

Tags

Terkini