ragam

5 Jenis Tanaman dan Pohon Penyangga Alam, Solusi Alami untuk Cegah Banjir dan Tanah Longsor

Selasa, 2 Desember 2025 | 20:45 WIB
Ilustrasi - Jenis-jenis pohon dan tanaman dengan akar kuat yang paling ampuh untuk cegah banjir dan longsor. (Freepik/wirestock)

Dengan demikian, menanam Jati di kawasan rawan longsor dapat membantu memperkuat tanah dan mengurangi risiko pergeseran tanah.

Baca Juga: Penguatan Keamanan Energi Nasional, PHR dan TNI Laksanakan Apel Kesiapsiagaan di Rumbai

4. Pohon Mahoni

Pohon Mahoni juga termasuk tanaman yang direkomendasikan untuk daerah rawan longsor.

Perakarannya relatif kuat dan memiliki daya serap air tinggi — sehingga dapat membantu menyerap hujan dan menahan erosi permukaan tanah.

Penyerapan air oleh Mahoni juga membantu mengurangi genangan saat hujan, sehingga memberi kontribusi dalam upaya pencegahan banjir.

Baca Juga: Ruang Gelap yang Menyala oleh Stalaktit Ini Menyimpan Rahasia Kerajaan Pajajaran

5. Bambu dan Tanaman Penutup Lahan Lainnya

Selain pohon besar, tanaman dengan sistem akar serabut seperti bambu juga memiliki peranan penting.

Akar serabut bambu mampu mengikat permukaan tanah dengan baik dan membantu meredam erosi saat hujan, terutama di area dengan topografi miring atau di tepi sungai dan lereng.

Bambu terkenal memiliki daya serap air yang bagus, sehingga cocok ditanam di daerah rawan banjir atau tanah labil.

Baca Juga: Minat Edutrip Meningkat, KCIC Permudah Sekolah dengan Tarif Khusus

Mengapa Akar Kuat dan Dalam Penting untuk Pencegahan Bencana

Para ahli ecologi dan konservasi tanah menyatakan bahwa sistem akar pohon dan tanaman memainkan peran vital dalam stabilisasi tanah.

Akar yang dalam dan meluas membantu “menambatkan” tanah secara efektif — mengurangi risiko longsor dan menahan erosi yang dipicu hujan deras atau aliran air permukaan.

Tidak hanya itu, tanaman yang akarnya kuat dapat menyerap air hujan ke dalam tanah, mengurangi limpasan permukaan dan menekan potensi banjir, terutama di daerah dataran rendah atau sepanjang sungai.

Penanaman pohon dan tanaman penahan erosi sejak awal — sebelum tanah mulai rusak — dianggap sebagai upaya mitigasi bencana jangka panjang yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui Bagi yang Baru Akan Pertama Kali Snorkeling

Halaman:

Tags

Terkini