ragam

Mitigasi Bencana: Panduan Praktis untuk Masyarakat Awam Agar Siap Hadapi Situasi Darurat

Kamis, 4 Desember 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi - Menyiapkan tas siaga bencana atau emergency bag termasuk bagian dari mitigasi bencana. (Freepik/vecstock)

Kabar BUMN - Memasuki musim hujan dan cuaca ekstrem, berbagai daerah di Indonesia kembali menghadapi potensi bencana alam seperti banjir, longsor, gempa bumi, hingga angin puting beliung.

Masyarakat diminta mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi tersebut.

Untuk itu, diperlukan pemahaman mitigasi bencana sebagai kunci utama untuk meminimalkan korban jiwa maupun kerusakan lingkungan.

Baca Juga: Akhir Tahun Hanya Ingin Staycation di Hotel, Ini Panduan Memilih Hotel yang Ramah Anak-anak

Mitigasi bencana bukan hanya urusan pemerintah dan relawan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Dengan langkah-langkah sederhana, masyarakat dapat meningkatkan keamanan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Serunya Akhir Tahun di Batu! Taman Rekreasi Selecta Hadir dengan Pesona Baru

1. Kenali Risiko di Lingkungan Tempat Tinggal

Masyarakat diminta mengidentifikasi potensi bencana yang paling mungkin terjadi di wilayah masing-masing.

Misalnya:

  • Daerah dekat sungai berisiko banjir,
  • Kawasan pegunungan rawan longsor,
  • Wilayah pertemuan lempeng tektonik rentan gempa bumi.

Informasi risiko dapat diperoleh melalui kantor desa/kelurahan, BPBD, atau situs resmi mitigasi bencana.

Baca Juga: Daftar Minuman Menyehatkan dari Jepang Selain Macha

2. Siapkan Tas Siaga atau Tas Darurat

Tas ini harus diletakkan di tempat yang mudah dijangkau dan dibawa saat keadaan darurat.

Isinya meliputi:

  • Air minum dan makanan kering,
  • Senter & baterai cadangan,
  • Obat-obatan pribadi,
  • Pakaian secukupnya,
  • Dokumen penting (salinan KTP, KK, sertifikat rumah),
  • Radio kecil,
  • Peluit darurat.

Baca Juga: Liburan Akhir Tahun di Dufan: Wahana Baru & Harga Tiket Spesial 2025

Halaman:

Tags

Terkini