Ada pula dua tekstur pasir yang berbeda, pasir putih lembut di tepi pantai dan pasir menyerupai bedak kering di area yang dipenuhi air pada saat pasang.
Baca Juga: Borobudur Sunrise & Sunset Hadir Lagi dengan Tarif Baru untuk Wisatawan Domestik
Batas antara keduanya terlihat jelas, seakan garis alami yang membelah karakter pantai.
Namun daya tarik Walakiri sebenarnya muncul menjelang senja.
Ketika air laut perlahan surut, mangrove-mangrove kerdil di ujung pantai tampak meliuk seperti penari.
Baca Juga: Bank Mandiri Siap Layani Nasabah di Masa Nataru lewat Penyediaan Tunai Rp25 Triliun
Siluetnya berpadu dengan warna langit jingga, menciptakan pemandangan yang sering jadi incaran fotografer.
Dari banyak sudut, formasinya tampak artistik dan hampir tak terasa nyata.
Walakiri bukan sekadar tempat melihat sunset, ia menawarkan pengalaman visual yang jarang ditemukan di pantai lain.
Baca Juga: 4 Event Maraton di Indonesia yang Menawarkan Pemandangan Indah dan Pengalaman Budaya
Itulah alasan banyak orang kembali lagi, membawa pulang foto, cerita, dan perasaan rindu pada suasana senjanya.***