Baca Juga: Libur Panjang Telah Berakhir, Begini Cara Mengembalikan Semangat untuk Bekerja dan Bersekolah
Di pulau ini terdapat Pantai Tomari, pantai pasir putih dan airnya tenang.
Di musim panas pantai ini populer sebagai tempat liburan keluarga.
Ada sejumlah tenda-tenda kecil yang menyediakan minuman dan makanan ringan.
Pulaunya tidak terlalu luas jadi bisa dijelajahi dengan naik sepeda atau berjalan kaki.
Baca Juga: Gua Binsari, Biak, Lubang Kematian 3.000 Tentara Jepang di Indonesia Timur
Pulau Sarushima
Pulau ini berada di Prefektur Kanagawa dan merupakan pulau tak berpenghuni di Teluk Tokyo.
Dalam bahasa Jepang, saru artinya monyet.
Alkisah seekor monyet putih mendadak muncul di pulau.
Monyet itu membantu kapal yang ditumpangi Biksu Nicheren sampai dengan selamat ke daratan.
Baca Juga: 5 Inspirasi yang Bisa Menjadi Resolusi Kerja di Tahun Baru
Pulau Sarushima bisa dicapai 10 menit saja dari Dermaga New Mikasa dengan feri.
Posisi dermaga ini dekat Stasiun Yokosuka Chuo yang membutuhkan waktu 45 menit dari Tokyo.
Dulu pulau ini jadi benteng tentara Jepang. Sekarang sisa-sisa benteng menjadi cagar budaya dan bisa dikunjungi.