Setiap hari sekitar 3 juta penumpang turun-naik di stasiun Shibuya.
Stasiun ini melayani 10 rute dari 4 perusahaan kereta berbeda. Baik rute dalam dan luar kota serta menuju bandara.
Baca Juga: Liburan Singkat ke Kuningan: 5 Destinasi Wajib yang Paling Hits
Meskipun tidak seluas Stasiun Shinjuku, Stasiun Shibuya sering membuat orang bingung.
Ini karena untuk berganti kereta banyak yang harus naik atau turun lantai.
Ada empat pintu keluar utama, yaitu Hachiko Exit, Miyamasuzaka Exit, West Exit dan East Exit.
Baca Juga: Camilan Khas Sumatra Barat yang Sudah Mulai Langka, Mudah Ditemukan di Kota Asalnya Saja
Stasiun Ikebukuro
Rangking ketiga sebagai stasiun paling sulit di Tokyo dipegang Ikebukuro.
Rata-rata sekitar 1,13 juta penggguna yang lalu-lalang. Ikebukuro hanya dua lantai, basement dan ground saja.
Stasiun Ikebukuro melayani jalur kereta JR Line, Tobo Tojo Line, Seibu Ikebukuro Line dan Tokyo Metro Line.
Orang yang mau berwisata ke sejumlah tempat hiburan dan belanja, akan berhenti atau transit di sini.
Baca Juga: Liburan Awal Tahun 2026 di Pijar Park Kudus, Wisata Alam Favorit Keluarga
Stasiun ini punya empat pintu keluar utama, yaitu East Exit North, East Exit Central, West Exit South, dan West Exit Central.
Untuk titik pertemuan di Stasiun Ikebukuro, orang banyak memilih di patung burung hantu tembaga.
Patung di East Exit ini bisa jadi meeting point paling mudah.