Kabar BUMN - Situ Sidomukti di Kota Depok menawarkan pengalaman memancing yang berbeda dari kebanyakan situ lain di kawasan perkotaan.
Lokasinya yang berada di tengah permukiman membuat suasananya relatif tenang dan tidak terlalu ramai.
Meski jarang disorot, situ ini justru menyimpan potensi ikan yang menarik bagi para pemancing.
Baca Juga: Menjelajah Karaha Bodas Tasikmalaya, Kawah Gunung Api Muda dengan Lanskap Fotogenik
Jarang Diserbu Pemancing, Tapi Menyimpan Potensi
Berbeda dengan Setu Cilodong yang lebih populer dan sering mendapat perhatian lewat program penebaran ikan dari pemerintah, Situ Sidomukti berkembang secara alami.
Minimnya kunjungan membuat tempat ini kerap luput dari radar pemancing umum. Padahal, kondisi tersebut justru menciptakan suasana santai bagi mereka yang ingin menikmati hobi memancing tanpa keramaian.
Baca Juga: PT DAHANA Tegaskan Komitmen K3, Catat Zero Lost Time Injury Sepanjang 2025
Asal-usul Ikan “Kiriman” di Situ Sidomukti
Ekosistem ikan di Situ Sidomukti terbentuk tanpa campur tangan restocking resmi. Ikan-ikan yang hidup di dalamnya diyakini berasal dari aliran air saat hujan deras.
Ketika curah hujan tinggi menyebabkan banjir, air dari kawasan hulu membawa ikan dari kolam empang galatama di sekitar aliran kali menuju situ ini. Peristiwa ini kerap terjadi terutama setelah hujan lebat.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi Picu Banjir, Berikut Panduan Kesiapsiagaan untuk Warga
Lele Jumbo Jadi Incaran Utama
Salah satu daya tarik utama Situ Sidomukti adalah keberadaan ikan lele berukuran besar. Lele jumbo tersebut diyakini berasal dari empang galatama yang meluap saat banjir.
Ukurannya jauh lebih besar dibanding lele lokal yang biasanya hidup di aliran kali, dengan bobot yang bisa mencapai sekitar satu kilogram per ekor. Selain lele, ikan mas dan nila juga cukup banyak ditemukan di perairan ini.
Baca Juga: Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Sediakan 649 Ribu Kursi untuk Dukung Mobilitas Masyarakat
Etika Memancing yang Dijaga Bersama
Para pemancing yang datang ke Situ Sidomukti memiliki kesepakatan tidak tertulis untuk menjaga cara menangkap ikan.