Kabar BUMN - Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, saat ini beberapa museum menghadirkan immersive technology.
Immersive technology ini merupakan simulasi dengan teknologi tinggi.
Teknologi ini membawa orang masuk ke dunia virtual yang tampak seperti sungguhan.
Berikut sejumlah museum berteknologi tinggi di Asia yang mengedepankan immersive techology.
Baca Juga: Liburan Praktis ke Drini Park Gunungkidul 2026, Cek Tiket, Jam Buka, dan Wahana Favoritnya
Art Science Museum
Museum di Singapura ini menggabungkan antara seni dan teknologi tinggi.
Sebagian besar instalasi seninya mengusung tema Future World.
Saat masuk pengunjung dilengkapi headset dan sensor gerak sehingga pengalaman futuristiknya benar terasa.
Baca Juga: Menjelang Waktu Berbuka, Jangan Lupa Doa yang Penuh Makna
Instalasi seni di Art Science Museum juga secara regular selalu diubah agar pengunjung tidak bosan.
Salah satu instalasi favorit pengunjung, hutan virtual dengan nama We Live in an Ocean of Air.
Dengan menggunakan VR, pengunjung seperti berjalan-jalan di tengah hutan di masa depan.
Selain itu, ada instalasi seni yang menampilkan karya pelukis, seperti Leonardo da Vinci, Van Gogh, dan Escher.
Baca Juga: Niat Sholat Tarawih: Bacaan Arab, Latin, dan Persiapan Menyambut Bulan Ramadan
Teamlab Planet
Museum yang berada di Tokyo ini menampilkan instalasi seni interaksi seluas 10.000 meter persegi.
Pengunjung akan merasakan pengalaman digital unik, seperti merasakan ikan koi berenang di bawah kaki.
Di bagian lain, bisa masuk ke taman bunga yang mengapung di mana bunga-bunganya bergerak-gerak.