Sentra industri rotan
Nyaris semua penduduk di Desa Wisata Rotan Trangsan perajin rotan. Jumlahnya sedikitnya 198 perajin.
Di setiap rumah bisa dilihat produk mebel dari rotan, yang menjadi produk terbanyak perajin desa.
Seperti kursi, meja, ayunan bayi, sampai penyekat ruangan.
Selain itu mereka juga membuat keranjang sampah, cermin, bingkai foto, hiasan rumah, sampai caping.
Baca Juga: Tidak Perlu Menjelajah Jauh Papua, di Ibu Kota Manokwari Pun Banyak Tempat Wisata Menarik
Industri rotan mengalami kejayaan dari tahun 1990-an sampai 2000.
Pada masa itu, produksi rotan dari Desa Wisata Rotan Trangsan berada di posisi delapan besar.
Tidak hanya pasar dalam negeri, mereka juga memasok mebel hingga ke mancanegara.
Pada masa itu perajin bisa eskpor sampai 400 kontainer sebulan. Sekarang rata-rata 200 kontainer saja.
Baca Juga: 7 Bahan Alami untuk Memutihkan Gigi, Aman dan Mudah Diaplikasikan
Grebek Penjalin
Pelancong yang ke Desa Wisata Rotan Trangsan ini tidak hanya bisa membeli produk rotan saja.
Mereka juga bisa melihat proses pembuatan barang bahkan ikut workshop singkat membuat rotan.
Selain itu secara rutin diselenggarakan Grebek Penjalin, agenda tahunan yang mampu menarik pelancong.