Puluhan Tahun Menghasilkan Mebel dan Kerajinan Rotan, Ini Desa Wisata Rotan Trangsan, Sukoharjo, yang Mendunia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 26 Januari 2026 | 15:30 WIB
Penduduk desa Trangsan dikenal mahir membuat kerajinan rotan sejak tahun 1927. (bsoet.com)
Penduduk desa Trangsan dikenal mahir membuat kerajinan rotan sejak tahun 1927. (bsoet.com)

Kabar BUMN - Desa Wisata Rotan Trangsan di Solo telah berusia 100 tahun dan dikenal sebagai tempat perajin rotan.

Desa Wisata Rotan Trangsan bahkan masuk ke sentra industri rotan di Jawa Tengah.

Desa ini berada di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

Jaraknya sekitar 15 kilometer dari pusat kota Sukoharjo atau 11 kilometer dari Solo.

Baca Juga: Burger Lokal yang Populer di Jakarta, Lezat dengan Paduan Bahan-bahan Pilihan

Sejak zaman Belanda
Penduduk desa Trangsan dikenal mahir membuat kerajinan rotan sejak tahun 1927.

Pelopornya Demang Wongso Laksono. Selain pemimpin desa, ia perajin beragam jenis furniture dari rotan.

Kehebatannya terdengar luas hingga dipanggil Paku Buwono X, Raja Keraton Kasunanan Solo.

Baca Juga: Bukan Sekadar Museum, Benteng Vredeburg Tawarkan Aktivitas Seharian

Demang Wongso diminta memamerkan keahliannya membuat rotan.

Sultan membeli sejumlah produk. Beberapa produk mebel rotannya juga dipamerkan di sekitar alun-alun.

Sejak saat itu Demang mengajarkan penduduk desa Trangsan membuat kerajinan dari rotan.

Tradisi ini terus dipertahankan hingga sekarang.

Baca Juga: Kuliner Khas Manokwari, Beberapa Unik dan Berbeda dari Kuliner Papua Lainnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini