ragam

Meriahnya Solo Saat Imlek, Panduan Liburan Singkat Menjelajahi Atraksi Budaya dan Kuliner Lezat

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:00 WIB
Perayaan Imlek di Solo dipusatkan di kawasan Pasar Gede. Lampion-lampion menghiasi kawasan ini. (Instagram/@gibran_rakabuming)

Sedangkan tengkleng adalah olahan tulang kambing yang dimasak hingga empuk dan beraroma.

Baca Juga: Wisata ke Pulau Ketam, Malaysia, Surganya Boga Bahari Segar, Hanya Satu Jam dari Kuala Lumpur

4. Sate Buntel & Sate Kere

Sate buntel ukurannya berkali-kali lipat sate biasa. (Instagram/@bemp777 via visitingjogja.jogjaprov.go.id)

Sate Buntel dibuat dari daging kambing yang dibungkus lemak sebelum dibakar.

Sedangkan sate kere merupakan sate tradisional dengan bahan sederhana yang tetap kaya rasa.

Baca Juga: Akhir Pekan Gratisan, Saksikan The Mystical Kecak Dance di Taman Mini Indonesia Indah

5. Serabi & Es Dawet Telasih

Serabi Solo (Instagram/@solonyaman)

Untuk pencuci mulut atau camilan sore, serabi tradisional Solo dan es dawet telasih menawarkan pengalaman rasa manis yang menyegarkan.

Baca Juga: Ke Berau Jangan Cuma ke Derawan, Intip Lamin Guntur Ecolodge

Imlek di Solo menawarkan kombinasi budaya yang kaya, dari parade Grebeg Sudiro, lanskap lampion yang memukau di kaki Pasar Gede, hingga pengalaman kuliner tradisional yang menggugah selera.

Liburan Imlek di Solo bukan hanya tentang tradisi Tionghoa, tetapi juga merayakan harmoni budaya bersama masyarakat lokal, menarik baik wisatawan domestik maupun internasional untuk merasakan pengalaman unik yang tak terlupakan.

Rencanakan perjalanan jauh hari, terutama jika ingin hadir di festival atau menikmati hidangan khas di tempat populer, karena periode Imlek biasanya menjadi waktu ramai di Solo.***

Halaman:

Tags

Terkini