ragam

Pasar Seni Gabusan, Yogyakarta, Titik Kumpulnya Pelaku dan Pecinta Seni yang Menyenangkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 15:30 WIB
Penanda besar pintu masuk Pasar Seni Gabusan, Bantul, Yogyakarta. (jogjaindotrans.com)

Kabar BUMN - Selain batik, Yogyakarta masih punya banyak kerajinan lain yang bisa jadi oleh-oleh atau koleksi pribadi.

Kalau ingin membeli beragam kerajinan tersebut dalam satu kesempatan bisa ke Pasar Seni Gabusan.

Pasar ini didirikan tahun 2003 oleh pemerintah daerah Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Tujuannya untuk memfasilitasi perajin yang jumlahnya memang sangat banyak di kabupaten ini.

Baca Juga: Liburan Air di Malang Makin Hemat! Ini Info Lengkap Hawai Waterpark dengan Promo Februari 2026

Paviliun khusus
Pasar Seni Gabusan menempati lahan seluas 4 hektare.

Ada sekitar 250 gerai UMKM yang terbagi atas beberapa paviliun dengan tema berbeda-beda.

Yakni, batik tulis dan cap, patung kayu dan topeng, aksesori kulit dan logam.

Baca Juga: Ragam Sambal dari Jawa Tengah, Kondimen Pelengkap dan Pelezat Makanan yang Serba Manis

Hingga barang interior dan dekoratif, serta paviliun lukisan dan karya kontemporer.

Pembagian dan keberadaan paviliun ini memudahkan pengunjung untuk menjelajahinya.

Meskipun ini karya seni tradisional tapi banyak dari perajinnya menggunakan teknologi modern.

Baca Juga: 5 Tradisi Ramadan di Indonesia yang Sarat Makna Kebersamaan

Misal, cetakan batik yang menggabungkan elemen modern untuk ukiran kayu tradisional atau cetakan batik print.

Selain produk kerajinan dan seni, ada sekitar 60 gerai yang mengkhususkan pada barang-barang antik.

Halaman:

Tags

Terkini