Kabar BUMN - Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan suasana hangat, kebersamaan keluarga, dan berbagai hidangan khas yang tersaji di meja tamu.
Salah satu yang hampir selalu ada adalah aneka kue kering dengan rasa manis dan tekstur renyah. Sajian ini bukan hanya pelengkap jamuan, tetapi juga dipercaya membawa makna baik untuk menyambut tahun yang baru.
Beragam kue kering khas Imlek biasanya disajikan dalam toples-toples cantik dan dinikmati bersama keluarga maupun tamu yang berkunjung. Berikut ini beberapa jenis kue kering yang paling banyak dihidangkan saat Tahun Baru Imlek.
Baca Juga: Aplikasi COMRELASI Elnusa Perkuat Hubungan Sosial dan Dukung Operasi Hulu Pertamina
Kue Kacang
Kue kacang menjadi salah satu sajian klasik yang hampir selalu hadir saat Imlek. Teksturnya yang rapuh dengan rasa manis gurih membuat kue ini digemari berbagai kalangan usia.
Kue kacang sering dimaknai sebagai simbol kehangatan dan kebersamaan karena mudah dibagikan dan dinikmati bersama.
Baca Juga: Tidak Harus Membeli Produk, Pabrik Gong Pancasan Juga Membuka Pintu Bagi yang Ingin Tahu Sejarahnya
Kue Semprit
Kue semprit dikenal dengan bentuk bunga dan aroma mentega yang khas. Kue ini melambangkan keindahan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Selain rasanya yang lembut dan manis, tampilan kue semprit juga mempercantik sajian di meja tamu saat Imlek.
Baca Juga: Inisiasi Keselarasan Pesan, PTP Nonpetikemas Perkuat Tata Kelola Komunikasi di Era Digital
Kue Bangkit
Kue bangkit memiliki tekstur yang ringan dan mudah lumer di mulut. Kue ini cukup populer dalam perayaan Imlek karena namanya dipercaya melambangkan kebangkitan, keberuntungan, dan awal yang baru.
Biasanya, kue bangkit dibuat dari tepung sagu dengan aroma santan yang khas.
Baca Juga: Produksi Sumur PBM-025 Tembus 205 BOPD, PEP Prabumulih Field Optimalkan Well Service
Kue Nastar
Meski identik dengan berbagai perayaan, nastar juga sering hadir saat Imlek. Isian selai nanas dengan rasa manis asam dipercaya melambangkan rezeki dan kemakmuran.