Kabar BUMN - Kecintaan orang akan kemeriahan suara burung mungkin bisa terpenuhi di Aviary Park Indonesia.
Di Aviary Park beragam burung baik dari Indonesia dan luar negeri dipelihara dan dilepas bebas.
Taman seluas 6 hektare ini berusaha menciptakan suasana yang benar-benar mirip dengan habitat burung.
Baca Juga: 4 Galeri Seni di Bali, Hadirkan Perpaduan Seni Tradisional Bali, Kontemporer, Hingga Modern
Konservasi burung
Aviary Park baru dibuka tahun 2024 di Bintaro, Tangerang Selatan.
Dulunya lahan ini tempat pembuangan sampah ilegal dan tidak terurus.
Setelah dikelola, lahan ditanami 10.000 pohon dengan 4.000 pohon keras dan 6.000 pohon bambu.
Baca Juga: 5 Spot Ngabuburit Ramadan 2026 di Solo yang Ramai Jajanan UMKM dan Mudah Dijangkau
Aneka pohon ini membuat hewan-hewan di dalam taman menjadi betah.
Aviary Park juga berfungsi sebagai tempat konservasi burung dan kupu-kupu.
Pengelolanya juga mengembangkan spesies yang dilindungi seperti jalak bali, jalak putih.
Hingga kupu-kupu gajah, kupu-kupu troides helena, dan papilio peranthus.
Baca Juga: 4 Masjid Indonesia di Amerika Serikat, Dibangun untuk Kebutuhan Ibadah WNI