3. Perbanyak Minum Air Putih Saat Sahur dan Berbuka
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama bau mulut saat puasa.
Untuk mencegahnya, penuhi kebutuhan cairan dengan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur).
Hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat memicu mulut kering.
Baca Juga: Kalau ke Tretes Jangan Cuma Lewat, Air Terjun Putuk Truno Wajib Disinggahi
4. Hindari Makanan Beraroma Tajam
Saat sahur, sebaiknya kurangi konsumsi makanan seperti bawang putih mentah, petai, atau jengkol yang aromanya bisa bertahan lama di mulut.
Pilih makanan berserat seperti buah dan sayur yang membantu membersihkan gigi secara alami.
Baca Juga: Rahasia Lolos Interview BUMN, Bukan Cuma Soal Pintar Jawab
5. Gunakan Obat Kumur Tanpa Alkohol
Obat kumur dapat membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut.
Pilih produk yang tidak mengandung alkohol agar tidak membuat mulut semakin kering.
Gunakan setelah menyikat gigi saat sahur atau sebelum tidur untuk hasil optimal.
Baca Juga: 5 Wisata Kawah di Pulau Jawa yang Menghadirkan Pesona Tersendiri di Tengah Kegagahan Gunung
6. Rutin Periksa ke Dokter Gigi
Jika bau mulut tetap muncul meski sudah menjaga kebersihan, bisa jadi ada masalah kesehatan seperti gigi berlubang, radang gusi, atau gangguan pencernaan.
Pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini.
Baca Juga: Ngabuburit di Museum Kereta Api Ambarawa, Ramadan Tahun Ini Ada Banyak Aktivitas
Menjaga kesegaran napas saat puasa bukan hanya soal kenyamanan pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap orang di sekitar.