Camilan menjelang imsak: 10%
Dengan pola ini, tubuhmu tetap mendapat energi cukup tanpa terasa terlalu penuh atau justru kekurangan asupan.
Baca Juga: Program Mudik Gratis BUMN 2026, Ini Rute Lengkap dari SGN dan Situs Pendaftarannya
Jangan Asal Manis Saat Berbuka
Takjil manis memang menggoda, tapi kamu tetap perlu memperhatikan jumlah gula harian. Rekomendasi dari World Health Organization (WHO) menyebutkan asupan gula sebaiknya tidak melebihi 10 persen dari total energi harian.
Kebutuhan kalori perempuan dewasa berkisar 2150–2250 kalori, sedangkan laki-laki dewasa sekitar 2625–2725 kalori.
Itu berarti konsumsi gula idealnya hanya sekitar 200–250 kalori atau setara 3–4 sendok makan per hari. Agar lebih sehat, kamu bisa memilih sumber gula alami seperti gula aren dibanding gula sintetis.
Sahur Secukupnya, Bukan Sebanyak-banyaknya
Masih banyak yang berpikir semakin banyak makan saat sahur, semakin kuat menahan lapar. Padahal, makan berlebihan tidak menjamin tubuh lebih tahan lama.
Idealnya, asupan energi saat sahur sekitar 40–45 persen dari kebutuhan harian. Pilih:
-
Karbohidrat kompleks
-
Protein hewani dan nabati
-
Sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, serta serat
Makanan tinggi serat sangat membantu menyediakan energi jangka panjang sehingga kamu tidak mudah lemas di siang hari.
Baca Juga: Aplikasi Pendukung Pekerjaan yang Wajib Dimiliki untuk Work From Anywhere
Penuhi Cairan dengan Rumus 2-4-2
Selain makanan, hidrasi juga sangat menentukan stamina selama puasa. Kamu bisa menerapkan pola minum air putih 2-4-2, yaitu: