Kabar BUMN - Bali kembali menghadirkan agenda wisata baru yang memadukan olahraga dengan pengalaman menikmati budaya lokal.
Melalui ajang Bali Tourism Run 2026, wisatawan tidak hanya diajak berlari di tengah panorama alam, tetapi juga menikmati suasana desa wisata yang lebih dekat dengan masyarakat setempat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi cara baru untuk mengenalkan potensi wisata Bali secara lebih menyeluruh.
Baca Juga: Sambut Hari Raya Kurban, Ini 8 Amalan Sunnah Idul Adha yang Dianjurkan
Ajang lari bertajuk Bali Tourism Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 di kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Bali.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali sebagai upaya memperluas pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Pulau Dewata.
Tak Hanya Berlari, Wisatawan Diajak Menikmati Pengalaman Lengkap
Baca Juga: KAI Daop 6 Tutup 41 Perlintasan Liar, Keselamatan Jalur Kereta Diperketat
Selama ini, banyak wisatawan datang ke sejumlah destinasi populer hanya untuk berfoto sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat lain.
Melalui Bali Tourism Run 2026, penyelenggara ingin menghadirkan konsep wisata yang lebih mendalam dengan menggabungkan aktivitas olahraga, wisata kuliner, budaya, hingga interaksi langsung dengan masyarakat lokal.
Lewat konsep tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya singgah sebentar, tetapi juga tinggal lebih lama di sekitar kawasan wisata.
Baca Juga: 4 Pertimbangan yang Harus Dipikirkan dan Lakukan Sebelum Berganti Karier
Pengunjung didorong untuk menginap di homestay maupun desa wisata di sekitar Jatiluwih sekaligus menikmati berbagai produk lokal yang dihasilkan masyarakat setempat.
Jatiluwih Dipilih karena Keindahan dan Kesiapan Destinasi
Jatiluwih dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki daya tarik yang dinilai lengkap, mulai dari keindahan alam, budaya, hingga kesiapan fasilitas wisatanya.
Baca Juga: GDPS Buka Loker BUMN Engineering Staff di Jakarta: Kesempatan Karier di Dunia Engineering Konstruksi