ragam

4 Tradisi Takbiran di Berbagai Daerah Indonesia

Rabu, 18 Maret 2026 | 10:00 WIB
Saat Tumbilotohe, di hari terakhir puasa, setiap rumah di Gorontalo memasang lampu minyak atau obor. Begitu pula masjid, lapangan dan sepanjang jalan. (indonesia.travel)

Kabar BUMN - Dilakukan pertama kali oleh Nabi Muhammad SAW, tradisi takbiran dibawa pedagang Gujarat ke Indonesia.

Setiap daerah mengadaptasi tradisi takbiran ini sesuai dengan adat istiadat setempat.

Kini takbiran di malam Idul Fitri menjadi satu alkuturasi budaya dan agama yang unik di Indonesia.

Baca Juga: Twibbon Hari Raya Nyepi 2026, Ini 10 Desain yang Bisa Diunduh Gratis 

Tumbilotohe
Di tradisi takbiran di Gorontalo ini malam Idul Fitri juga disebut malam pasang lampu.

Dalam bahasa setempat tumbilo artinya pasang dan tohe artinya lampu.

Yakni, di hari terakhir puasa, setiap rumah di Gorontalo memasang lampu minyak atau obor.

Begitu pula masjid, lapangan dan sepanjang jalan.

Baca Juga: Gamat Bay, Teluk Cantik di Nusa Penida yang Menawarkan Pesona Pantai dan Keindahan Bawah Laut

Masyarakat setempat masih mempertahankan cara tradisional menggunakan lampu botol diisi minyak kelapa.

Kadang ditambah dengan hiasan dari bambu. Masyarakat akan berkeliling kota membawa obor.

Saat ini tradisi tumbilotohe menjadi festival religi yang ditunggu masyarakat di Gorontalo.

Baca Juga: Hindari Suasana Canggung, Ini Daftar Pertanyaan Sensitif yang Sebaiknya Tak Dilontarkan Saat Lebaran

Ronjok Sayak
Tradisi takbiran ini dipraktekan Suku Serawai di Bengkulu.

Halaman:

Tags

Terkini