Kabar BUMN - Mudik Lebaran sering kali membuat kamu harus memilih jadwal penerbangan malam demi efisiensi waktu.
Meski lebih praktis, tidak sedikit orang merasa cemas atau takut saat harus terbang di malam hari.
Kondisi gelap, minimnya pandangan ke luar, hingga suasana kabin yang lebih sunyi bisa memicu rasa tidak nyaman selama perjalanan.
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, Sinergi ASDP Hadirkan Perjalanan Lebih Nyaman
Kenali Penyebab Rasa Takutmu
Rasa takut saat terbang malam biasanya muncul karena minimnya visual di luar pesawat dan pikiran yang mulai overthinking.
Kamu mungkin merasa tidak bisa mengontrol situasi atau khawatir dengan turbulensi. Dengan mengenali penyebabnya, kamu bisa lebih mudah mengelola rasa cemas tersebut.
Baca Juga: Fakta dan Sejarah Menarik Tradisi Takbiran, Diawali dari Kegembiraan Memenangkan Perang
Pilih Kursi yang Membuatmu Lebih Tenang
Jika kamu mudah cemas, hindari kursi dekat jendela saat malam hari karena hanya akan terlihat gelap di luar. Pilih kursi lorong agar kamu bisa lebih leluasa bergerak dan merasa tidak “terjebak”.
Posisi duduk yang nyaman bisa membantu menenangkan pikiran selama penerbangan.
Baca Juga: BULOG Fasilitasi 750 Pemudik Lewat Program Mudik Gratis BUMN 2026
Alihkan Fokus dengan Aktivitas Ringan
Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi rasa takut adalah dengan mengalihkan perhatian.
Kamu bisa menonton film, mendengarkan musik, atau membaca buku favorit selama penerbangan. Aktivitas ini membantu pikiranmu tetap sibuk dan tidak fokus pada rasa cemas.
Baca Juga: Inovasi Block Mode Perkuat Fleksibilitas Operasi Pertamina Patra Niaga Jelang Lebaran 2026
Gunakan Teknik Relaksasi Sederhana
Saat rasa takut mulai muncul, cobalah teknik pernapasan dalam secara perlahan. Tarik napas selama beberapa detik, tahan, lalu hembuskan perlahan untuk membantu tubuh lebih rileks.