Baca Juga: Taman Nasional Komodo Masuk Daftar Tempat Terindah Dunia 2026, Ini Daya Tarik yang Bikin Mendunia
Gedung Sirara Denok
Berjalan sedikit ke belakang, ada lorong-lorong yang menyimpan sejumlah naskah kuno.
Naskah ini ditulis dalam huruf Arab dan huruf Latin.
Di lorong bisa dilihat beragam koleksi aksesoris masa Hindia Belanda, baju zirah.
Sampai debus Banten yang sering digunakan untuk latihan fisik prajurit keraton.
Baca Juga: Terbang Pakai Garuda, Lanjut Seru-seruan di Trans Studio dan Snow World dengan Diskon Menarik
Pada bagian belakang museum terdapat gedung khusus yang diberi nama Sirara Denok.
Gedung ini sejak dulu berfungsi sebagai tempat menyimpan benda pusaka, terutama keris.
Beberapa keris sakti yang ada antara lain, keris Nagarunting, keris Setan Kober dan keris Kantanaga.
Baca Juga: Filosofi Ketupat, Tradisi Lebaran yang Penuh Makna dan Simbol Kebersamaan
Keris warisan Pangeran Cakrabuana sejak abad 13-14 pun dipajang di sini.
Misalnya keris Sempana, keris Brojol, keris Sempaner, keris Pandita Tapa dan keris Bima Kurda.
Selain keris ada pula kujang wayang, senjata khas Sunda yang sudah muncul sejak zaman Galuh Pajajaran.
Museum Pusaka Keraton Kanoman beralamat di jalan Winaon, Kampung Kanoman, Kecamatan Lemah Wungkuk, Cirebon.***