Bergaya kolonial
Bangunannya bertingkat dua dan sangat aestetik. Bentuk bangunannya masih seperti zaman dulu.
Ketika masuk ke dalam perpustakaan, vibe tempo dulunya terasa kental.
Bangunan induk berukuran 28 x 12 meter.
Baca Juga: 10 Bandara Terbaik untuk Belanja 2026, Nomor 1 Bikin Traveler Betah Berlama-lama
Lantai bawah berlantai semen dan lantai atas dari papan kayu.
Tangga untuk ke atas terbuat dari kayu jati yang kokoh.
Atap bangunannya dihiasi lembaran seng yang bergelombang dengan konsol-konsol besi.
Saat ini gedung Jogja Library Center sudah dilindungi dan masuk sebagai cagar budaya.
Baca Juga: Fasilitas Umum yang Paling Banyak Menyimpan Bakteri, Setelah Menyetuhnya Disarankan Bersihkan Tangan
Arsip tua
Meskipun tidak terlalu besar tetapi koleksi perpustakaan ini cukup lengkap.
Sebagian besar adalah arsip-arsip dari peristiwa sejak tahun 1945.
Koleksinya meliputi bacaan cetak mulai dari majalah, koran, sampai jurnal lama.
Beberapa koran itu misalnya Koran Kedaulatan Rakyat, Suara Karya dan Suara Merdeka.