- Air yang sangat jernih dan menyegarkan
- Tebing batu alami yang mengelilingi air terjun
- Suasana tenang khas hutan yang masih alami
Pengunjung bisa bermain air atau berenang di bagian pinggir kolam, namun tetap harus berhati-hati karena bagian tengah cukup dalam.
Menariknya lagi, Curug Larangan juga dikenal dengan cerita mistis yang berkembang di masyarakat.
Nama “Larangan” sendiri berasal dari kisah bahwa dahulu tempat ini dianggap angker dan jarang dikunjungi.
Baca Juga: 3 Jenis Ransel untuk Traveling, Setiap Jenis Peruntukkannya Berbeda
Harga Tiket dan Jam Operasional
Berlibur ke sini tidak akan menguras kantong.
Harga tiket masuk Curug Larangan tergolong sangat terjangkau, yakni sekitar Rp10.000 per orang.
Biaya tambahan:
- Parkir motor: sekitar Rp5.000
- Parkir mobil: sekitar Rp10.000 (Sukabumi update)
Jam operasional buka dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Baca Juga: Air Terjun Puspa Dewi, Bengkulu, Wisata Langka yang Menawarkan Air Terjun Berair Panas
Fasilitas yang Tersedia
Meski masih alami, fasilitas di Curug Larangan sudah cukup memadai untuk wisatawan, di antaranya:
- Area parkir
- Toilet umum
- Gazebo untuk beristirahat
- Warung makanan dan minuman
Namun, karena lokasinya berada di kawasan hutan, fasilitasnya masih tergolong sederhana.
Baca Juga: Menjelang Hari Kartini, Rembang Jadi Destinasi yang Tak Boleh Dilewatkan
Tips Berkunjung
Agar pengalaman liburan makin maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking
- Hindari datang saat musim hujan karena debit air bisa sangat deras
- Datang pagi hari untuk menikmati suasana yang masih sepi
- Selalu patuhi aturan keselamatan, terutama saat bermain air
Baca Juga: Mandalika Siap Panas! Tiket GT World Challenge Asia 2026 Kini Lebih Mudah Dibeli