Tradisi Budhha
Kata Songkran diambil dari bahasa Sansekerta, sankranti yang artinya bergerak.
Ini menggambarkan pergerakan posisi matahari dari satu tempat ke tempat yang lain.
Dalam kalender Thailand, pergerakan matahari ini terjadi dari Pisces (Februari/Maret) ke Aries (Maret/April).
Periode ini dinamakan Maha Songkran. Perhitungan kalender ini mengikuti perhitungan matahari.
Baca Juga: Lau Berte: Air Terjun untuk Kamu yang Suka Tantangan
Perayaan Songkran dipengaruhi tradisi agama Buddha dan sesuai kalender Buddha Theravada.
Perayaan ini juga berlangsung di beberapa negara Asia Tenggara dan Asia Selatan lainnya.
Seperti di Myanmar, Laos, Kamboja, India, Nepal dan Sri Lanka.
Paling meriah dan menjadi daya tarik internasional adalah Festival Songkran di Thailand.
Baca Juga: Mikutopia Batu: Destinasi Wisata Modern Seru untuk Liburan Keluarga di Jawa Timur
Simbol pemurnian diri
Festival Songkran sering disebut juga festival air.
Ini karena selama festival berlangsung orang akan menciprat atau menyiramkan orang lain dengan air.
Medianya apa saja, mulai dari botol, ember, sampai pistol air.
Baca Juga: Gedung 100 Tahun di Medan Ini Disulap Jadi Tempat Nongkrong, Sudah Tahu?