Tempat kamping
Danau Ciharus berpemandangan indah dan berudara sejuk.
Kabut putih akan tampak di pagi hari. Banyak orang menyamakan suasananya dengan Ranu Kumbolo di Gunung Semeru.
Begitu sepinya danau dulu pernah jadi persembunyian pimpinan pemberontakan DI/TII Kartosuwiryo.
Penduduk setempat juga percaya di danau hidup ikan besar bernama Layung Sari.
Baca Juga: Rutin Minum Air Lemon Setiap Hari, Rasakan Deretan Manfaatnya bagi Kesehatan
Meskipun diperbolehkan berenang, harus hati-hati air danaunya sedikit berarus atau bergelombang.
Danau Ciharus sering dijadikan tempat kamping, tetapi belum ramai.
Selain itu, di sekelilling danau banyak tumbuhan indah dan dilindungi.
Salah satunya bunga rawa yang tidak pernah layu sepanjang tahun.
Baca Juga: Curug Cigangsa, Air Terjun Bertingkat di Tengah Sawah yang Jadi Wisata Andalan di Sukabumi
Seperti juga edelweis, tanaman ini tidak boleh dipetik.
Di antara kesunyian danau, ada satu warung yang dijaga bapak tua atau Abah. Disebut juga Kuncen Danau.
Warungnya menyediakan kopi, mie instan, dan gorengan. Penyelamat bagi yang perbekalannya kurang.
Bagi yang butuh kayu bakar, Abah akan memberinya secara gratis.***