Saat musim hujan, padang rumput berubah menjadi hijau segar.
Sementara ketika musim kemarau tiba, warnanya berganti menjadi kuning keemasan yang membuat lanskapnya terlihat eksotis.
Menariknya lagi, dari beberapa titik savana, pengunjung bisa melihat panorama Laut Sawu dan pegunungan Flores di kejauhan.
Kombinasi inilah yang membuat Mausui terasa berbeda dibanding savana lain di NTT.
Tak sedikit wisatawan datang untuk berburu foto estetik, piknik, hingga camping menikmati langit malam Flores yang terkenal jernih.
Di area savana, pengunjung juga kerap melihat kawanan kuda, sapi, dan kerbau yang dibiarkan merumput bebas, menambah kesan alami khas pedalaman Flores.
Baca Juga: 14 Mei 2026 Libur Apa? Ini Penjelasan soal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersamanya
Harga Tiket Masuk
Salah satu hal yang membuat Mausui Savanna makin menarik adalah biaya wisatanya yang relatif ramah di kantong.
Pengunjung umumnya hanya dikenakan tiket masuk dengan tarif murah, bahkan pada waktu tertentu tidak dikenakan tarif karena masih dikelola secara sederhana oleh masyarakat setempat.
Namun wisatawan tetap disarankan menyiapkan uang tunai untuk biaya parkir atau kontribusi kebersihan kawasan.
Baca Juga: Tak Harus Terbangkan Lampion, Waisak Borobudur Kini Punya Area Viewing Khusus
Fasilitas Wisata
Karena masih tergolong wisata alam yang alami, fasilitas di Savana Mausui memang belum selengkap destinasi wisata populer lainnya.
Meski begitu, area parkir sudah tersedia dan beberapa warga lokal biasanya membuka lapak sederhana saat akhir pekan atau musim liburan.
Wisatawan disarankan membawa bekal makanan, air minum, topi, hingga perlengkapan pribadi sendiri, terutama jika ingin menikmati sunset atau camping di kawasan savana.